ISLAM ADALAH PILIHAN CARA HIDUP

11 amalan yang boleh menyelamatkan seseorang daripada azab dan seksaan di alam barzakh dan di hari akhirat. Perkara-perkara tersebut adalah seperti berikut :
1. Beribadah kepada Allah SWT dan tidak mensyirikkan-Nya.

Akidah dan keimanan yang sahih dan tidak bercampur aduk dengan syirik adalah perkara yang paling penting. Amal ibadah seorang itu tidak akan diterima oleh Allah SWT jika bercampur dengan syirik atau menyekutukan-Nya dengan makhluk-Nya.

Dosa yang paling besar disisi Allah SWT. adalah syirik kepada-Nya. Allah SWT. tidak akan ampunkan dosa mereka yang mati dalam keadaan syirik kepada-Nya.

Firman Allah SWT maksudnya : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar". (Surah An-Nisa' ayat 48).

Firman Allah SWT yang bermaksud :
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk." (Surah al-An'aam ayat 82)

Para sahabat Rasulullah keberatan dengan ayat ini, dan bertanya kepada baginda, "Hai Rsulullah, siapa orang yang tidak menzalimi dirinya sendiri?". Maka, baginda menjawab, "Maksud ayat ini bukan begitu, tetapi maksudnya adalah syirik. Bukankah kalian mendengar petuah Luqman kepad anaknya, "Wahai anakku, janganlah anda menyekutukan Allah kerana sesungguhnya perbuatannya ini adalah dosa (kezaliman) besar." (Hadis Riwayat Muttafaq alaih).

2. Mendirikan solat.

Allah SWT berfirman bermaksud: "Apakah yang membuat kalian masuk ke dalam
Neraka Saqar?' Mereka menjawab: "(Kerana) kami dulu tidak termasuk orang
yang mendirikan solat." (Surah al-Muddatstsir, ayat 4)

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
“Solat itu tiang agama, sesiapa yang mendirikannya sesungguhnya dia sudah mendirikan agama, sesiapa meninggalkannya sesungguhnya dia meruntuhkan agama.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

3. Mengeluarkan zakat.

Allah SWT berfirman yang bermaksud : “ Orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritakanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) seksa yang pedih pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. Lalu, dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka. (Kemudian dikatakan) kepada mereka, “ Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (Surah at-Taubah ayat 34-35)

Hadis riwayat Abu Zar ra., ia berkata: Aku menghampiri Nabi SAW. yang sedang duduk di bawah bayang-bayang Kaabah. Ketika baginda melihatku baginda bersabda: "Mereka benar-benar merugi, demi Tuhan Kaabah!". Kemudian aku duduk, tetapi tidak tenang, maka aku segera bertanya: "Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, siapakah mereka?" Rasulullah SAW. menjawab: "Mereka adalah orang-orang yang paling banyak harta, kecuali yang berkata begini, begini dan begini (baginda memberi isyarat ke depan, ke belakang, ke kanan dan ke kiri). Mereka yang mau berbuat demikian sangat sedikit. Setiap pemilik unta atau sapi atau kambing yang tidak mau membayar zakatnya, pasti nanti pada hari kiamat, hewan-hewan itu akan datang dalam keadaan lebih besar dan lebih gemuk dari sebelumnya, menanduki pemiliknya dengan tanduk-tanduknya dan menginjak-injak dengan telapak kaki-telapak kakinya. Setiap kali yang lain telah selesai, datang lagi yang pertama sampai diputuskan di hadapan seluruh manusia. (Hadis Riwayat Muslim No.1652)

4. Menjalinkan silaturahim.

Nabi SAW bersabda maksudnya : "Mahukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada solat dan puasa?" tanya Rasulullah SAW kepada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Baginda kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menghubungkan berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal soleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahim" (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Nabi SAW bersabda maksudnya : “Tidak akan masuk syurga orang yang memutuskan silaturahim”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Nabi SAW bersabda maksudnya : “Barang siapa yang memutuskan kekeluargaan, Aku akan putuskan hubungan-Ku dengan dia, dan barang siapa yang menyambungkan tali kekeluargaan, Aku akan mengukuhkan tali kekeluargaannya”. (Hadis Riwayat Muslim)

Nabi SAW bersabda maksudnya : "Ar-Rahim yang bergantung di Arsy berkata, “Barang siapa menyambungkan silaturahim, Allah akan menyambungkan (berkumunikasi) dengannya, dan barang siapa yang memutuskan silaturahim, Allah juga akan memutus hubungan dengannya”. (Hadis Riwayat Mutaffaqun `alaihi).

5. Bertaubatlah kepada Allah SWT.

Allah SWT. berfirman yang bermaksud, " Sesungguhnya Allah amat menyukai orang-orang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (Surah Al-Baqarah ayat 222)

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud :“Barangsiapa bertaubat kepada Allah sebelum matahari terbit dari barat, nescaya Allah akan menerima taubat orang tersebut.”
(Hadis Riwayat Muslim)

6. Segerakanlah mengerjakan amal soleh.

Apakah jenis-jenis amal soleh yang perlu di lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT?

Terdapat dua jenis amal soleh yang perlu dilakukan iaitu pertama, semua ibadah khusus di antara para hamba dengan Tuhannya (seperti membaca al-Quran, berzikir, puasa, haji, solat dan lain-lain lagi) dan kedua semua amal kebaikan di antara manusia sesama manusia.(seperti sedekah, berdakwah, membantu kesusahan orang lain, membuang duri dijalan, membayar zakat, mengajarkan ilmu dan lain-lain lagi)

Firman Allah SWT yang bermaksud : “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal soleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (Surah al-Kahfi ayat 110)

7. Jalinkanlah hubungan diantara Allah SWT (berzikir)

Basahkanlah lidah kalian dengan zikrullah, menyebut dan mengingati Allah SWT ketika berseorangan atau dengan ahli keluarga dan sahabat-sahabat. Zikir yang dilaksanakan secara berterusan akan menghidupkan hati, merasa cinta yang mendalam kepada Allah SWT dan telah terbina ikatan perhubungan yang erat dengan Allah SWT. Alangkan bahagianya hidup ini sekiranya nur taufik dan hidayah daripada Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang menyerap masuk di dalam hati kalian, kerana nikmat inilah yang telah dimiliki oleh golongan muttaqin, solihin, muhlisin dan muqarrabin.

Firman-Nya lagi yang bermaksud: "Dan berzikirlah engkau semua kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya, supaya engkau semua berbahagia." (Surah al-Jumu'ah ayat 10)

Dari Abu Hurairah r.a., katanya : Rasulullah S.A.W. bersabda maksudnya : "Ada dua kalimat yang ringan pada lisan -yakni mudah diucapkan, tetapi berat sekali dalam timbangan -di akhirat-, dicintai oleh Allah Maha Pengasih, iaitu Subhanallah wa bihamdih dan Subhanallahil 'azhim." (Maha Suci Allah dan dengan mengucapkan puji-pujian padaNya dan Maha Suci Allah yang Maha Agung)." (Hadis Riwayat Muttafaq 'alaih)

Dari Abu Malik al-Asy'ari r.a., katanya: Rasulullah S.A.W. bersabda maksudnya : "Bersuci itu adalah separuh keimanan, bacaan Alhamdulillah itu adalah memenuhi beratnya timbangan -di akhirat, sedang Subhanallah dan Alhamdulillah itu memenuhi apa yang ada diantara langit dan bumi." (Hadis Riwayat Muslim)

8. Banyakkan bersedekahlah secara sembunyi atau terang-terangan.

Rasulullah SAW bersabda maksudnya : "Tidaklah seorang yang bersedekah dengan harta yang baik, Allah tidak menerima kecuali yang baik, kecuali (Allah) Yang Maha Pengasih akan menerima sedekah itu dengan tangan kanan-Nya. Jika sedekah itu berupa sebuah kurma, maka di tangan Allah yang Maha Pengasih, sedekah itu akan bertambah sampai menjadi lebih besar dari gunung, sebagaimana seseorang di antara kalian membesarkan anak kudanya atau anak untanya. (Hadis Riwayat Muslim No.1684)

Nabi SAW. bersabda maksudnya : "Barang siapa di antara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separuh kurma, maka hendaklah ia melakukannya (bersedekah)." (Hadis Riwayat Muslim No.1687)

9. Ilmu yang bermanfaat.

Sesiapa yang mengajarkan ilmu Islam atau menyebarkan ilmu yang bermanfaat akan mendapat ganjaran yang berterusan apabila ada orang yang mengambil dan mengamalkannya. Orang yang berilmu adalah orang yang mulia di sisi Allah SWT.

Allah SWT telah memuji para ulama (orang berilmu) melalui firman-Nya yang bermaksud : "Sebenarnya yang menaruh bimbang dan takut (melanggar perintah) Allah dari kalangan hamba-hamba-Nya hanyalah orang-orang yang berilmu (ulama)." (Surah al-Faatir ayat 28)

Nabi SAW bersabda maksudnya : "Barangsiapa yang membuat kebaikan dalam Islam maka baginya akan mendapat ganjaran serta ganjaran orang-orang yang mengikuti sesudahnya tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barangsiapa membuat dalam Islam satu perbuatan yang buruk , maka baginya akan mendapat dosa ditambah dosa-dosa orang-orang yang mengikuti sesudah itu." (Hadis Riwayat Muslim)

10. Anak yang soleh yang mendoakan kedua ibu bapanya.

Setiap mukmin perlulah mendidik anak-anaknya menjadi soleh dan solehah. Kerana mereka nanti akan mendoakan kesejahteraan ibu bapanya ketika berada di alam barzakh, maka akan mengurangkan seksaan yang mereka terima semasa di sana. Bukan setakat doa saja tetapi segala amal soleh dan amal kebaikan yang dilakukan oleh si anak di dunia ini akan menjadi pahala dan saham akhirat untuk ibu bapa kerana kesolehan mereka adalah hasil daripada didikan ibu bapa dahulu ketika hidup di dunia.

Doa anak yang soleh yang mentaati kedua ibu bapa adalah mustajab di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda tentang Uwais bin ‘Amir maksudnya : “Dia memiliki ibu yang sangat ditaatinya. Jika dia berdoa, pasti Allah SWT akan memakbulkan.”
(Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

11. Menangguhkan hutang atau membebaskan hutang.

Seorang mukmin yang sentiasa memberikan pertolongan kepada saudaranya yang memerlukan pertolongan adalah satu sifat mahmudah yang mulia di sisi Allah SWT. Dia sanggup memberi bantuan kewangan dalam bentuk pinjaman dan memberi tempuh tertentu untuk saudaranya membayarnya, jika saudaranya belum berkemampuan dia masih berlapang dada dan memberi tempuh lagi sehingga kemampuannya diperolehi dan dia tidak akan bermusuh dengan saudaranya hingga memutuskan silaturahim.

Allah SWT memberi jaminan bahawa mukmin yang mampu berlapang dada dalam bab keduniaan (harta-benda) ini akan mendapat perlindungan Arasy-Nya di Padang Mahsyar ketika orang lain sedang kepanasan dan mencari perlindungan.

Dalam hadis yang lain daripada Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersada yang maksudnya, "Siapa yang melapangkan satu kesusahan orang yang beriman daripada kesusahan-kesusahan dunia, Allah akan melapangkan orang itu satu kerumitan dari kerumitan akhirat. Dan siapa yang memudahkan orang yang susah, Allah akan memudahkannya didunia dan diakhirat. Siapa yang menutup keaiban orang Islam, Allah akan menutup keaibannya didunia dan diakhirat. Dan Allah sentiasa menolong hamba itu selagi hamba itu mahu menolong saudaranya." (Hadis Riwayat Muslim).
Sumber: abu Basyir(2011).Laksanakan 11 Amalan Kebaikan Dapat Membantu di Alam Barzakh dan Hari Akhirat. malaysia

No comments for "AMALAN YANG MENYELAMATKAN SESEORANG DARIPADA AZAB DAN SEKSAAN ALAM BARZAKH DAN DI HARI AKHIRAT."!